Saat sesuatu terkait gangguan ketenteraman terjadi di sekitar peranakan, tentu sebagai sangat mengagetkan dan membuat khawatir. Demikian pula jika perempuan meraba dirinya mempunyai miom. Lebih kurang 75 bayaran wanita sudah mengalami miom. Miom (uteri fibroid/leiomioma) ialah pertumbuhan di dalam atau sekitar rahim yang tak bertemperamen ganas/kanker, namun demikian berupa uci-uci jinak. Miom bisa tampak hanya wahid, tapi pula bisa kira-kira secara sekalian. Ukurannya plural, bisa semungil biji lalu ukuran luas yang menyebabkan rahim membesar. 3 Jenis Miom Berlandaskan Letaknya - Miom yang tumbuh di antara jaringan otot rahim (fibroid intramural). Ini lokasi yang paling umum terjadinya miom. - Miom yang berkembang di potongan luar dinding rahim, ke rongga memikul (fibroid subserous). Ini spesies yang siap tumbuh jadi besar. - Miom yang tumbuh dalam lapisan otot bagian dalam dari benteng rahim (fibroid submucous). Sumber Miom Belum diketahui dengan pasti sumber miom, walakin dikaitkan dengan hormon estrogen. Faktor yang bisa menumbuhkan risiko munculnya miom ialah: 1. Wanita dengan repot badan berlebih, karena biasanya hormon estrogen pun merabung. 2. Faktor keturunan. Perempuan dengan embuk atau darah perempuan yang pernah menyebrangi miom dengan cenderung mendapati miom juga. 3. Unsur lain laksana konsumsi alkohol, konsumsi ketuat merah ketimbang sayur & buah. Gejala Miom: Sebagian wanita tak menyadari mendapati miom. Namun, bisa dikenali melalui fakta miom itu: - Pedih atau pedih bagian tembolok atau belakang bawah. - Masa mendapat kain kotor yang pedas atau kelewatan. pengobatan miom - Konstipasi dan kadang kala buang air kecil. - Tak cocok bahkan sakit kala berhubungan intim. - Mengalami kemandulan, keguguran, ataupun masalah dalam masa kehamilan meski renggang terjadi. Penanganan dan Pencegahan Miom: Di dalam kasus miom yang tidak menimbulkan tanda, mungkin tidak perlu pengobatan. Miom kuntet akan menyusut dengan sendirinya dan mereda. Pertumbuhan sel pada miom tak bersifat kanker. Pengobatan dilakukan di dalam miom yang menimbulkan fakta untuk memotong gejala ini. Bila pengobatan tak bersabung secara tepat, kemungkinan dijalani tindakan operasi, di antaranya terbabang histeroskopi, miomektomi, histerektomi, embolisasi arteri peranakan, atau ablasi endometrium.